Logo Sekolah
SMK Negeri 1 Windusari
Patreman, Banjarsari, Kec. Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56152

SMK Negeri 1 Windusari dan PT Diametral Involute Perkuat Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri melalui MoU

SMK Negeri 1 Windusari dan PT Diametral Involute Perkuat Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri melalui MoU

24 Sep 2026 • Bagus Umar Sholahuddin, S.Pd.

Windusari, 19 September 2026 — Upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri terus dilakukan oleh SMK Negeri 1 Windusari. Salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Diametral Involute yang dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang 20 SMK Negeri 1 Windusari.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kedua belah pihak dalam membangun hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui MoU tersebut, SMK Negeri 1 Windusari dan PT Diametral Involute sepakat untuk terus mengembangkan berbagai bentuk kerja sama yang mendukung peningkatan kompetensi peserta didik sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja.

Memperkuat Link and Match

Kerja sama antara SMK dan industri memiliki peran penting dalam mewujudkan konsep link and match, yaitu keselarasan antara proses pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.

Bagi SMK, keterlibatan industri menjadi salah satu sumber penting untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan teknologi, kompetensi, budaya kerja, dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan bagi sekolah untuk terus melakukan pengembangan dan penyelarasan pembelajaran.

Sementara bagi industri, kemitraan dengan sekolah menjadi ruang untuk ikut berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Hubungan kerja sama antara SMK Negeri 1 Windusari dan PT Diametral Involute sendiri telah berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. Tidak hanya melalui MoU, kerja sama kedua pihak telah diwujudkan dalam berbagai kegiatan, di antaranya Praktik Kerja Lapangan (PKL), rekrutmen tenaga kerja, guru tamu, dan kunjungan industri.

Berbagai program tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dunia industri secara lebih dekat. Melalui PKL, misalnya, siswa dapat mengimplementasikan kompetensi yang dipelajari di sekolah dalam situasi kerja yang sesungguhnya.

Sementara melalui kegiatan guru tamu dan kunjungan industri, siswa mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi, proses kerja, standar industri, keselamatan kerja, serta sikap profesional yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Memberikan Pengalaman Nyata bagi Siswa

Kerja sama sekolah dengan industri tidak hanya memberikan manfaat bagi institusi, tetapi juga secara langsung memberikan pengalaman kepada peserta didik.

Siswa dapat memahami bahwa kompetensi kejuruan yang mereka pelajari di sekolah memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan pekerjaan. Selain keterampilan teknis, mereka juga dituntut untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan kerja.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi siswa sebelum mereka benar-benar memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.

Di sisi lain, adanya kerja sama dengan industri juga membuka akses yang lebih luas terhadap informasi mengenai peluang kerja bagi lulusan. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya sekolah membantu lulusan memasuki dunia kerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Mendorong Lulusan yang Siap Kerja, Berwirausaha, dan Studi Lanjut

Sebagai satuan pendidikan vokasi, SMK memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan. Lulusan SMK diharapkan memiliki berbagai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan, baik bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi.

Dalam konteks tersebut, kemitraan dengan dunia industri menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kesiapan lulusan.

Melalui pengalaman PKL, interaksi dengan praktisi industri, kunjungan industri, hingga kesempatan mengikuti proses rekrutmen, siswa mendapatkan gambaran yang lebih konkret mengenai dunia kerja.

Kerja sama tersebut juga memungkinkan sekolah memperoleh masukan dari industri mengenai kompetensi yang dibutuhkan sehingga proses pembelajaran dapat terus dikembangkan dan diselaraskan dengan perkembangan dunia kerja.

Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan

Penandatanganan MoU dengan PT Diametral Involute diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen kerja sama, tetapi menjadi landasan untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Sinergi antara SMK Negeri 1 Windusari dengan dunia industri diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang semakin kuat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan tenaga kerja.

Melalui kemitraan yang terus diperkuat, SMK Negeri 1 Windusari berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membangun karakter, etos kerja, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi masa depan.

Kerja sama dengan PT Diametral Involute menjadi salah satu langkah nyata SMK Negeri 1 Windusari dalam memperkuat link and match antara pendidikan dan industri, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi peserta didik dan lulusan untuk berkembang sesuai potensi dan kompetensinya.

SMK Negeri 1 Windusari — Siap Kerja, Siap Berwirausaha, dan Siap Melanjutkan Studi.