Pendidikan Karakter DIKSI SMK Negeri 1 Windusari: Membentuk Disiplin, Integritas, dan Budi Pekerti Siswa
04 Aug 2026 •
Munif Hanafi, S.S.
Windusari, Magelang – SMK Negeri 1 Windusari menggelar kegiatan Pendidikan Karakter Sikap dan Budi Pekerti (DIKSI) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter peserta didik. Kegiatan yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dan XII, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Kelompok A dan Kelompok B, agar pelaksanaan pembinaan berlangsung lebih efektif dan kondusif.
Selama pelaksanaan DIKSI, para peserta mengikuti berbagai materi yang dirancang untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat. Materi yang diberikan meliputi baris-berbaris, tata tertib sekolah, visi dan misi sekolah, aspek hukum tawuran pelajar, bahaya pergaulan bebas dan narkoba, hingga kegiatan outbond sebagai sarana membangun kekompakan dan jiwa kepemimpinan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai narasumber dan instansi, di antaranya TNI, Polsek Windusari, Puskesmas, serta unsur sekolah yang memberikan pembinaan sesuai bidangnya. Setiap hari kegiatan diawali dengan apel pagi dan ditutup dengan apel sore sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan evaluasi harian.
Kepala SMK Negeri 1 Windusari, Arif Yulianto, menegaskan bahwa kegiatan DIKSI (Pendidikan Karakter Sikap dan Budi Pekerti) merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik kelas XI dan XII. Menurutnya, pembentukan karakter menjadi aspek yang tidak kalah penting dibandingkan penguasaan kompetensi keahlian.
"Dunia kerja dan dunia industri tidak hanya membutuhkan lulusan yang memiliki keterampilan teknis, tetapi juga pribadi yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, jujur, santun, serta mampu bekerja sama dengan baik. Melalui kegiatan DIKSI, kami ingin menguatkan nilai-nilai tersebut agar menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari peserta didik," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, guru, tenaga kependidikan, para narasumber, serta seluruh siswa yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Arif berharap nilai-nilai yang diperoleh selama DIKSI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi kebiasaan positif yang tercermin dalam sikap, perilaku, dan etos kerja para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun saat memasuki dunia usaha dan dunia industri.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rochmat Santoso, menegaskan bahwa kegiatan DIKSI merupakan bentuk pembinaan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Melalui DIKSI, kami ingin membangun budaya sekolah yang positif. Disiplin bukan sekadar datang tepat waktu atau menaati aturan, tetapi juga membentuk sikap saling menghargai, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh karena manfaatnya akan dirasakan dalam kehidupan mereka ke depan," jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Jalu Mustika Aji dari kelas XII TKR 2, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat.
"DIKSI memberikan pengalaman yang berbeda dari kegiatan belajar di kelas. Kami belajar tentang disiplin, kerja sama, menghargai aturan, dan memahami dampak negatif tawuran maupun narkoba. Materinya sangat bermanfaat dan membuat kami lebih termotivasi untuk menjadi siswa yang lebih baik serta siap menghadapi dunia kerja setelah lulus," ungkap Farel.
Melalui penyelenggaraan DIKSI Tahun 2026, SMK Negeri 1 Windusari kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguasaan kompetensi kejuruan dan penguatan karakter. Dengan bekal sikap disiplin, integritas, tanggung jawab, serta budi pekerti yang baik, diharapkan seluruh peserta didik mampu menjadi lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun berkontribusi positif di tengah masyarakat._osskanuri_